Ranieri: Bournemouth Akan Lebih Menyulitkan ketimbang City


Chocobet - Leicester City menutup paruh pertama musim ini dengan menghadapi Manchester City dan akan membuka paruh kedua dengan melawan Bournemouth. Bagi Claudio Ranieri, Bournemouth akan lebih menyulitkan.

Leicester tertahan di posisi kedua klasemen Premier League karena hanya mendapat tambahan satu poin di pekan ke-19. The Foxes menyudahi laga melawan City di King Power Stadium, Rabu (30/12/2015) dinihari WIB, dengan skor 0-0.

Jumlah poin Leicester sekarang sama dengan Arsenal, yaitu 39 poin. Namun, karena Arsenal unggul selisih gol, merekalah yang berhak memimpin klasemen.

Pada pertandingan berikutnya, Leicester akan menjamu Bournemouth, Sabtu (2/1/2016) mendatang. Meski berstatus tim promosi dan sekarang berada di papan bawah, Bournemouth juga tak bisa dianggap enteng karena mereka bisa mengalahkan Chelsea dan Manchester United.

"Percayalah, laga berikutnya akan lebih sulit. Melawan Bournemouth akan lebih, lebih, lebih sulit," ujar Ranieri yang dikutip Manchester Evening News.

"Kenapa? Karena mereka dalam kondisi bagus. Mereka banyak menekan dan mengalirkan bola dengan sangat baik," lanjutnya.

Pada pertemuan pertama musim ini, Leicester dan Bournemouth bermain imbang 1-1. Bournemouth sempat unggul lewat Callum Wilson sebelum Leicester menyamakan skor melalui penalti Jamie Vardy di menit-menit akhir.

"Saya ingat pertandingan di sana dan saat melawan Arsenal mereka bermain sangat baik dalam setengah jam pertama. Ini akan menjadi laga yang sulit," kata Ranieri.


Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com

Ranieri Puas dengan Performa Sip Leicester


Chocobet - Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, mengaku puas dengan penampilan timnya pada laga melawan Manchester City. Ranieri menyebut The Foxes tampil sangat sip.

Leicester mendapatkan tambahan satu poin dari laga di King Power Stadium, Rabu (30/12/2015) dinihari WIB. Mereka bermain imbang 0-0 dengan City.

Meski Leicester tak mampu meraih kemenangan di kandang sendiri, Ranieri tetap bisa tersenyum lebar. Dia senang karena Kasper Schmeichel dan kawan-kawan tampil solid dan berhasil meredam City yang punya lebih banyak peluang.

Selain itu, dia juga puas karena Leicester langsung tampil oke lagi usai dikalahkan Liverpool 0-1 pada akhir pekan lalu.

"Saya sangat senang, tapi saya juga sangat senang dengan clean sheet melawan juara hebat ini. Saya pikir kami menunjukkan performa yang sangat bagus dan setelah kalah dari Liverpool kami bermain sangat baik," ujar Ranieri kepada Foxes Player HD.

"Kami bermain kalem, cepat, dan menekan ketika itu memungkinkan. Ketika itu tak memungkinkan, kami menutup ruang dengan sangat baik dan setiap pemain menampilkan permainan yang sangat bagus," imbuh manajer asal Italia itu.

"Kami menutup semua ruang. Kami membuat sedikit kesalahan (pada laga melawan Liverpool) dan (Christian) Benteke bisa bikin gol. Namun, malam ini kami menutup ruang dengan sangat baik ketika mereka mengoper bola ke belakang di lini pertahanan mereka," katanya.

Dengan hasil imbang ini, Leicester gagal kembali ke puncak klasemen Premier League dan tertahan di posisi kedua. Mereka mengumpulkan 39 poin dari 19 laga, sama dengan Arsenal yang berada di posisi pertama, tapi kalah selisih gol.



Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com

Sterling: Yang Kurang Hanya Sentuhan Akhirnya Saja


Chocobet - Dominan dalam penguasaan bola dan lebih banyak mengancam gawang tak mengantarkan Manchester City memetik kemenangan atas Leicester City. Raheem Sterling menyebut hanya sentuhan akhirnya yang kurang.

Bertandang ke King Power Stadium, Rabu (30/12/2015) dinihari WIB, City harus puas dengan satu poin setelah bermain imbang 0-0. The Citizens sendiri merasa pantas pulang dengan hasil lebih baik karena unggul di banyak aspek.

Whoscored mencatat mereka unggul penguasaan bola 60%-40%. Anak asuh Manuel Pellegrini juga lebih banyak mengancam, melepaskan 21 tembakan dengan lima yang tepat sasaran. Sedang Leicester punya 11 upaya di mana empat mengarah ke gawang.

Hanya saja dari dominasi dan sekian banyak tembakan yang dilepaskan City itu, tak satupun berbuah gol. Sterling mengakui penyelesaian akhir timnya seharusnya bisa lebih baik.

"Kami bermain dengan sangat baik di sebagian besar waktu pertandingan. Untuk sebagian besar pertandingan, kami mengontrol dan punya sejumlah peluang mencetak gol. Tapi mereka adalah sebuah tim bagus dan mencegah kami, dan begitulah liga ini," kataya dikutip BBC.

"Kami konsisten sepanjang pertandingan. Satu-satunya yang tak ada adalah sentuhan akhir di ujung tombak. Performa tandang kami belumlah cukup bagus di beberapa pertandingan terakhir dan hal yang terpenting adalah datang ke sini, menjaga gawang clean sheet, dan bertahan dengan baik," tambahnya.

Sterling sendiri melepaskan empat tembakan selama 88 menit di lapangan. Tiga dari upayanya mengarah ke gawang sehingga menjadi pemain yang paling mengancam tuan rumah.

Tambahan satu poin tak mengubah posisi City di papan klasemen. Mereka masih tertahan di urutan tiga dengan nilai 36 dari 19 pekan, tertinggal tiga angka dari Arsenal dan Leicester di posisi satu-dua.


Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com

Henry: Arsenal Harus Khawatir dengan Laju Spurs, Juga Waspada di Paruh Kedua


Chocobet - Inggris - Arsenal sementara ini ada di garis depan persaingan gelar Premier League. Tapi mereka dituntut tetap waspada dengan jadwal paruh kedua, juga dengan Tottenham Hotspur yang diam-diam meyakinkan.

Arsenal sementara ini memuncaki klasemen liga dengan perolehan nilai 39 dari 19 pekan. Mereka masih bisa melorot ke urutan dua tergantung pada hasil Leicester City yang sampai berita ini diturunkan belum menjalani laga ke-19 melawan Manchester City.

Bagaimanapun, Arsenal berada di baris depan perebutan gelar juara. Tapi pemain legendaris The Gunners Thierry Henry menilai ada sejumlah hal yang patut diwaspadai.

Yang pertama adalah laju rival sesama London utara, Spurs, yang sejauh ini meyakinkan. Spurs kini ada di peringkat tiga berjarak empat poin dari Arsenal. Lilywhites sepanjang perjalanan musim ini menjadi satu dari dua tim --bersama Leicester-- yang paling sulit dikalahkan, dengan baru menelan dua hasil negatif.

"Lihatlah Tottenham, saya sebenarnya tidak bisa mengatakan bahwa mereka potensial untuk juara, tapi mereka tampak oke. Itu mengkhawatirkan. Itu mengkhawatirkan kalau Anda seorang penggemar Arsenal," kata Henry kepada Sky Sports dikutip Soccerway.

Satu hal lain yang patut diwaspadai Arsenal adalah sejumlah laga berat yang menanti di paruh kedua. Arsenal memang masih dinanti sejumlah partai berat di paruh kedua liga.

Anak asuh Arsene Wenger masih akan bertandang ke Liverpool, Manchester United, Tottenham, Everton, dan Manchester City. Selain itu ada juga laga kandang melawan Chelsea dan Leicester. Beberapa pertandingan lainnya yang dinilai Henry berpotensi menyulitkan adalah melawan Stoke City, West Ham United, Crystal Palace.

Laga-laga ini akan benar-benar menguji performa dan konsistensi Arsenal dalam misinya memburu titel musim ini.

"Mereka harus pergi ke Everton, mereka harus ke Liverpool, mereka harus bermain di Manchester United, di City, di Tottenham. Kita semua juga sudah tahu sekarang bahwa akan sulit untuk menang di Stoke, West Ham," ujar Henry.

"Mereka akan menghadapi Palace di kandang, yang mana tidak ingin Anda inginkan. Mereka (Palace) adalah tim yang lebih baik saat bermain tandang ketimbang di kandangnya sendiri. Lagi-lagi kita kembali ke hal yang sama, bahwa konsistensi belum tampak pada saat ini," demikian pria yang kini menjadi analis sepakbola ini.

Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com


Gladbach Gaet Hofmann dari Dortmund


Chocobet - Jerman - Borussia Moenchengladbach resmi menggaet gelandang milik Borussia Dortmund, Jonas Hofmann. Winger berusia 23 tahun itu dikontrak Gladbach hingga 2020.

Tidak disebutkan berapa biaya yang dikeluarkan Gladbach untuk mendapatkan Hofmann. Namun, beberapa media Jerman menyebut mereka mengeluarkan 8 juta euro.

"Datangnya Jonas Hofmann merupakan kompensasi atas hilangnya sejumlah winger yang harus menepi akibat cedera," ujar Sporting Director Gladbach, Max Eberl, seperti dilansir Soccerway.

"Namun demikian, kami melihat transfer ini sebagai rencana jangka panjang untuk memperkuat skuat kami. Jonas sudah menunjukkan di Mainz dan di Dortmund bahwa dia adalah pemain Bundesliga bertalenta," kata Eberl.

Hofmann digaet Dortmund dari Hoffenheim pada 2011. Ia sempat bermain untuk Borussia Dortmund II, sebelum akhirnya menjadi anggota skuat utama Dortmund pada musim 2013/2014.

Namun demikian, ia gagal mempertahankan posisinya di skuat utama. Musim lalu, ia dipinjamkan ke Mainz, tapi hanya bermain 10 kali di Bundesliga lantaran diganggu cedera.

Musim ini, Hofmann baru bermain 7 kali untuk Dortmund di Bundesliga. Tapi, tidak sekali pun ia tampil penuh. Empat kali ia diganti sebelum laga berakhir, tiga kali ia bermain sebagai pemain pengganti.

Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com

Warriors Belum Terkalahkan di Kandang


Chocobet - America - Golden State Warriors menandai laga kandang terakhirnya di tahun 2015 dengan kemenangan untuk menjaga kesempurnaan catatan hasil di markas sendiri. Warriors bangkit dan menang 122-103 atas Sacramento Kings.

Warriors mengawali pertandingan di Oracle Arena, Selasa (29/12/2015) WIB, dengan baik dan langsung memimpin 6-0. Tetapi Kings perlahan-lahan terus menambah poin untuk menyamakan kedudukan pada skor 23-23. Kedua tim lalu berduel sengit sampai akhirnya Kings menyudahi kuarter ini dengan keunggulan satu bola 29-27 atas tuan rumah.

Di kuarter dua Kings sempat melebarkan jarak sampai dengan 41-30 atas Warriors yang memulai dengan kegagalan memanfaatkan tembakan tiga angka secara berturut-turut. Tapi rentetan poin dari Stephen Curry, termasuk lima three pointer, di akhir kuarter membuat Warriors menipiskan ketinggalan jadi 58-61 saat paruh pertama habis.

Warriors kemudian membuka kuarter tiga dengan tembakan tiga angka secara berturut-turut dari Brandon Rush dan Klay Thompson, membuat tim mereka berbalik unggul atas Kings. Tembakan tiga angka dari Curry pada prosesnya menutup kuarter ini, dengan Warriors berbalik unggul 90-75 dari Kings yang melempem di kuarter itu.

Keunggulan tersebut mampu dijaga Warriors di antaranya lewat kontribusi poin dari Klay Thompson, yang secara keseluruhan menjadi pencetak angka terbanyak untuk timnya dengan 29 poin, dan juga Ian Clark.

Curry menjadi penampil terbaik Warriors dengan 23 poin, 14 rebound, 10 assist, dan 2 steal. Di kubu Kings predikat itu disandang Omri Casspi dengan 36 poin, 6 rebound, dan 1 assist.

Hasil ini membuat Warriors sekarang menorehkan catatan menang-kalah 29-1, juga yang kelima secara beruntun setelah menelan kekalahan pertamanya. Kings sementara itu punya catatan 12-19 sejauh ini.

Pertandingan tersebut menjadi laga kandang terakhir Warriors di tahun 2015, yang dilewati dengan catatan sempurna 15-0. Di sisa tahun Warriors masih akan menjalani dua partai tandang, masing-masing ke Dallas Mavericks dan kemudian di Houston Rockets.

Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com


2015 Bukan Kans Terakhir Rossi untuk Juara Dunia Lagi


Chocobet - Motor GP - Setelah kegagalan di 2015, Valentino Rossi dianggap sudah melewatkan kesempatan terakhirnya menjadi juara dunia lagi. Pebalap Yamaha itu menepis, karena masih merasa kompetitif.

Rossi, 36 tahun, finis runner-up di belakang rekan setimnya Jorge Lorenzo, yang merebut titel juara dunia kelima dalam kariernya. Hal ini memaksa Rossi menunda ambisinya untuk meraih gelar juara dunia ke-10 atau yang kedelapan di kelas 500cc/ MotoGP.

Musim lalu barangkali menjadi musim paling dramatis dalam olahraga ini seiring sejumlah kontroversi yang melibatkan Rossi dan juniornya sekaligus pebalap Honda Repsol Marc Marquez.

Rossi akan berusia 37 tahun saat musim MotoGP 2016 dimulai di Qatar pada Maret mendatang. Meski demikian, pebalap legendaris berkebangsaan Italia itu percaya masih ada kesempatan bagi dirinya.

"Kalau Anda memeriksa sejarah manusia, di antara usia 36 dan 37 tahun bukanlah sebuah perbedaan besar. Aku tidak terlalu khawatir," ujar Rossi yang dilansir Autosport.

"Tahun depan aku bisa lebih cepat atau dengan kecepatan yang sama. Tapi hal itu banyak tergantung dengan motivasi, mencocokkan Yamaha dengan Michelin, pekerjaan kami dan hal-hal lainnya."

"Tahun depan akan jadi cerita yang lain, dan aku akan mencoba seperti biasanya," cetus Rossi.

Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com


'Akankah Nadal Menangi Grand Slam di 2016? Tentu Saja'


Chocobet - Spanyol - Setelah melewati periode sulit di musim 2015, Rafael Nadal menyongsong 2016 dengan optimistis. Nadal diyakini masih bisa menambah koleksi titel Grand Slam tapi harus meningkatan sejumlah aspek.

Keyakinan itu diungkapkan oleh paman sekaligus pelatih Nadal, Toni Nadal, dalam wawancaranya dengan ESPN. Akibat periode mengecewakan itu, Toni sempat membuka peluang bagi Nadal untuk mengubah tim kepelatihannya.

Sepanjang tahun ini Nadal hanya meraih tiga titel juara di Buenos Aires, Stuttgart, dan Hamburg. Akan tetapi, itu tidak bisa menjadi ukuran kesuksesan Nadal karena titel-titel juara itu didapatnya di turnamen-turnamen minor.

Si pemain sendiri mengakui, dirinya bermasalah dengan mentalitasnya dan meragukan peluangnya bisa menjuarai Grand Slam di masa depan. Tapi Toni percaya kans bagi keponakannya itu masih terbuka.

"Tentu saja, dia bisa. Saya tidak akan melakukan pekerjaan ini kalau saya berpikir dia tidak bisa memenangi Grand Slam lagi. Tidak, tidak, tidak, saya pikir dia bisa memenangi lebih banyak titel Grand Slam. Dia bisa memenangi Australia Terbuka di Januari dan juga Wimbledom," cetus Toni.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Rafael selalu kalah di babak-babak awal Wimbledon dan di Roland Garros, tentu saja, Rafael bisa menang," sambung pria Spanyol berusia 54 tahun ini.

"Di dalam tenis, Anda membutuhkan kepercayaan diri untuk melakukan banyak hal. Mustahil Anda melakukan segala sesuatu tanpa hal itu. Anda tidak bisa memenangi banyak turnamen bagus kalau Anda berpikir Anda tidak bisa dan Anda tidak percaya."

Novak Djokovic mendominasi 2015 dengan menjuarai tiga Grand Slam serta merebut enam gelar Masters 1000 yang ditutup dengan gelar ATP World Tour Finals. Petenis Serbia nomor satu dunia itu akan kembali menjadi 'player to beat' bagi Nadal di musim depan.

"Untuk menyaingi Djokovic? Apa yang Rafa lakukan di atas lapangan setiap hari, yaitu bermain lebih agresif dari baseline, dan maju ke depan net ketika dia bisa dan memperbaiki servisnya," imbuh Toni.

Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com

Serena Williams Sudah 150 Pekan Bertahan di Peringkat Satu


Chocobet - America - Musim 2015 sudah selesai dan musim 2016 belum lagi dimulai. Tapi itu tidak menghentikan Serena Williams membuat sebuah torehan istimewa.

Pada 18 Februari 2013 lalu Serena kembali menempati posisi teratas daftar peringkat petenis putri dunia, setelah sempat lama bergulat dengan cedera yang turut mengancam kariernya.

Sejak itu petenis AS berusia 34 tersebut belum pernah lagi tergeser sebagai ratu tenis dunia. Pekan ini, 28 Desember 2015, pun menjadi pekan ke-150 secara berturut-turut Serena menguasai posisi teratas.

Rentetan itu disebut WTATennis.com sebagai yang terpanjang ketiga dalam sejarah WTA, sedikit terpaut dari Martina Navratilova yang menempati peringkat 1 dunia selama 156 pekan beruntun antara 1982-1985.

Menurut LiveTennis.com, Serena akan segera melewati Navratilova di awal musim 2016 mengingat jaraknya dengan Simona Halep, petenis peringkat dua pada saat ini, terlalu jauh untuk dapat dipangkas dalam enam pekan saja.

Rentetan terpanjang duduk di peringkat satu dalam sejarah WTA sendiri masih dipegang oleh Steffi Graf, yang sempat bercokol di peringkat teratas selama 186 pekan pada periode 1987-1991.

Rentetan terpanjang di peringkat pertama WTA:
186 pekan - Steffi Graf (17 Agustus 1987 sampai 10 Maret 1991)
156 pekan - Martina Navratilova (14 Juni 1982 sampai 9 June 1985)
150 pekan - Serena Williams (18 Februari 2013 sampai sekarang)

Selama 150 pekan itu ada lima petenis berbeda yang pernah menempati peringkat dua: Maria Sharapova (54 pekan), Victoria Azarenka (36 pekan), Simona Halep (30 pekan), Li Na (25 pekan), Petra Kvitova (5 pekan).

Sejak kembali ke peringkat satu, Serena punya catatan tanding 171-13 (66-2 di 2013, 52-8 di 2014, dan 53-3 di 2015). Pada periode ini ia juga menjuarai 22 dari 39 turnamen yang diikuti (10 di 2013, 7 di 2014, dan 5 di 2015) dan menyabet enam dari 11 grand slam yang ia mainkan (dua in 2013, satu di 2014, dan tiga di 2015).

Secara keseluruhan ini juga menjadi pekan ke-273 Serena bertengger sebagai petenis peringkat pertama dunia, cuma kalah dari Graf (377) dan Navratilova (332).

Promo Bonus 100% Deposit New Member Sportbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sportbook
Mari bergabung bersama kami di www.chocobet.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.chocobet@yahoo.com
Line ID : ChocoBet
WeChat ID : ChocoBet
Whatsapp : +855 8586 7230
Blackberry Messenger : 263DA3F4
Livechat : Tersedia di website kami di www.Chocobet.com